Father...... a daughter's first love.....
Daddy...i may find my Prince....but you always be my KING....
A son's first hero.....Dad....
My father is my teacher. But most importantly HE IS A GREAT DAD....
My father didn't tell me how to live. He lived and let me watch him do it.....
The most important thing that a father can do for his children is to love their mother.....
So many quotes about father....Dan di atas, hanyalah sedikit dari beberapa quotes tersebut.
Quotes yang paling aku sukai adalah....
One of the greatest gift i ever had came from GOD....
And i call him....PAPA....
Ayah adalah sosok yang memberi rasa nyaman, melindungi, mengayomi keluarga. Ketika kita masih kecil, ayah dari pagi sibuk bekerja dan pulang larut malam. Ayah pulang dalam keadaan letih, namun dia tidak pernah mengeluh. Melihat canda tawa istri dan anaknya di rumah, adalah obat penghilang rasa letih yang tidak ada dijual di mana pun juga. Walau lelah, Ayah masih menyediakan waktu untuk bermain dengan anaknya.
Ketika malam berganti pagi, Ayah telah berangkat bekerja kembali tanpa mengeluh.
Demikian setiap hari....
Hari demi hari, Beliau menua dan kita menjadi dewasa....
Ayah meyekolahkan anaknya hingga SMU, beberapa sampai S1, bahkan ada yang disekolahkan diluar negeri, beberapa sampai S2 dan juga S3.
Kemudian kita bekerja.....
Ada yang melanjutkan usaha ayahnya....
Ada yang memilih merantau keluar kota maupun keluar negeri....bekerja di sana....
Ada yang bekerja dan tinggal satu kota, bahkan satu rumah dengan ayahnya....
NAMUN.....
Masihkah kamu memperhatikan sosoknya yang sudah tua, sama seperti ketika kita kecil dan Ayah kita memeperhatikan kita......
Apakah kamu memperhatikan Rambutnya yang mulai memutih, Tubuhnya yang sudah tidak setegap ketika dia muda dulu, kulitnya yang mulai berkerut ?
Ingatkah kamu menemani beliau, menemani beliau berjalan-jalan atau sekedar duduk untuk bercerita bersama beliau atau hanya sekedar makan bersama beliau....
ATAU....
Kita hanya menyewa seorang perawat untuk merawat beliau, dengan alasan bahwa kantor sangat sibuk...
Kita hanya membiarkan Beliau sendirian menua di rumah....
Kita meluangkan waktu untuk menelpon Beliau setiap hari dan menghabiskan pekan bersama Beliau...
Sesekali duduk bersama dan bercengkrama bersama beliau....
Masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang lain.
Please....Saya hanyalah orang bodoh dan saya tidak sedang mengajar Anda...
TAPI...
Saat Anda pulang dari kantor dalam keadaan letih, INGATLAH bagaimana dulu Beliau bekerja demi menyekolahkan Anda.
Saat Anda duduk menonton pertandingan bola di rumah bersama pasangan Anda atau mungkin di cafe bersama teman Anda, INGATLAH Beliau adalah teman menonton bola pertama Anda.
Saat Anda berjalan bersama anak dan pasangan Anda, INGATLAH momen ketika dulu ketika Anda masih kecil dan Ayah anda membawa Anda berjalan-jalan bersama Ibu Anda.
INGATLAH moment-moment Anda bersama Beliau...
Ayah saya telah meninggal akhir 2012. Beliau bukan orang yang banyak berbicara. Tersenyum pun jarang,apalagi tertawa. Saat Beliau masih hidup, saya dan Beliau sering berdebat, meski perdebatan tersebut hanya diwarnai dengan satu kegiatan...diam-diaman. Karena karakter kami yang sama....sama kerasnya.
Walau begitu, sepeninggal Beliau, saya kehilangan....
Sangat kehilangan.....
Saya yakin, dalam kosa kata negara mana pun,
TIDAK ada istilah mantan/bekas Ayah atau mantan/bekas Ibu.
YANG ADA adalah istilah mantan/bekas Suami atau mantan/bekas Istri.
Istri atau Suami boleh diganti setiap hari. Itu hak Anda dan itu sah-sah saja, Karena itu hidup Anda.
#MAAF, saya TIDAK sedang menyarankan untuk mengganti-ganti pasangan. Karena bagi saya, pasangan hanyalah satu untuk seumur hidup. Tapi ini hanya sebuah perbandingan kasar antara peran orang tua dan peran pasangan dalam hidup kita.
#MAAF, saya TIDAK sedang menyarankan untuk mengganti-ganti pasangan. Karena bagi saya, pasangan hanyalah satu untuk seumur hidup. Tapi ini hanya sebuah perbandingan kasar antara peran orang tua dan peran pasangan dalam hidup kita.
Tapi sosok Ayah dan Ibu, tidak dapat digantikan sampai kapan pun juga....
Komentar
Posting Komentar